Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Sunyi di Mata yang Bingar: Puisi Bunda Swanti

Sunyi di Mata yang Bingar: Puisi Bunda Swanti

Sumber: Pinterest Hujan kali ini turun lebat sekali  Daun yang terkena rintiknya tertunduk nyaris menyentuh tanah Air yang mengenai atap sen...
Kau Tunjukkanlah Sayang: Puisi Datin Sariana

Kau Tunjukkanlah Sayang: Puisi Datin Sariana

Sumber: Pinterest Malam bahagia ini Bulan tersenyum gembira Bagai Senyum Semaniez Qurma  Bintang pun tidak mengalah Tetap berkelipan  Lalu m...
Jagat Mendung Tiada Payung: Puisi Kang Thohir

Jagat Mendung Tiada Payung: Puisi Kang Thohir

Sumber: Pinterest Jagat mendung tiada payung Melambai angan kian mendayung Semburat kenangan lupakan arah Penantian kerapkali di ujung Namun...
Jalanmu Salah: Puisi Datin Sariana

Jalanmu Salah: Puisi Datin Sariana

Sumber: Pinterest Padahal  Kunci hati cintaku  Telah kukunci erat Lampu kasih pun telah kupadamkan Tentu  Tak ada yang bisa lolos Masuk ke d...
Dewi Arunika: Puisi Kang Thohir

Dewi Arunika: Puisi Kang Thohir

Sumber: Pinterest Pada kesunyian malam Pada puing-puing bangunan Kian tenggelam  Selepas sore di ujung senja Ia berpesan pada arunika Esok a...
Cepatlah Engkau Sadar: Puisi Datin Sariana

Cepatlah Engkau Sadar: Puisi Datin Sariana

Sumber: Pinterest Hati cintaku Teramat menyayangimu Tentulah berharap bisa berteduh  Dan bernaung di bawah hati cintamu  Dengan penuh  Rasa ...
Pengantar Lidah Kata-Kata: Puisi Dienullah Rayes

Pengantar Lidah Kata-Kata: Puisi Dienullah Rayes

Sumber: Pinterest I. Khusus untuk sajak langit dan puisi bumi Yang tercetak dalam huruf hijaiyah dan aksara latin. II. Tuhan berfirman pada ...
Ketulusan Hati Cintaku: Puisi Datin Sariana

Ketulusan Hati Cintaku: Puisi Datin Sariana

Sumber: Pinterest Inilah yang kutunggu darimu Jempol mulus  Sebagai ungkapan bagusmu Membuat hati cintaku Tambah mesra Namun  Tuduhanmu dulu...
Kata Hati: Puisi Dienullah Rayes

Kata Hati: Puisi Dienullah Rayes

Sumber: Pinterest Perang antar dunia nuklir Tak akan terukir Kalau kita mekar mawar senyum Bersama tawa awan bunga kapas napas Mata bayi ben...
Kecamuk Hati Cinta: Puisi Datin Sariana

Kecamuk Hati Cinta: Puisi Datin Sariana

Sumber: Pinterest Marahku pagi ini melimpah Seperti secangkir kopi cinta kasih sayang  Penuh lalu mengucur Membasahi lantai kasih mesra Pagi...
Kau Suguhkanlah: Puisi Datin Sariana

Kau Suguhkanlah: Puisi Datin Sariana

Sunber: Pinterest Kopi cinta kasih yang disuguh Saat diteguk Rasanya bisa menghancurkan segala rasa pahit di hati cintaku Kue-kue sayang yan...
Benderangilah Hidupku: Puisi Datin Sariana

Benderangilah Hidupku: Puisi Datin Sariana

Sumber: Pinterest Irama zikir terdengar nyaring Seirama pula dengan denyut qalbu  Wajah penuh harap ampunan  Saat mencium sajadah sholat  Sa...
Haiku Testimoni: Puisi Dienullah Rayes

Haiku Testimoni: Puisi Dienullah Rayes

Sumber: Pinterest 1. Para rumpun mawar di luar taman bunga tak pernah iklankan dirinya bahwa mereka memyimpan sesuaru humanis yang harum. Na...
Cerita Cinta: Puisi Kang Thohir

Cerita Cinta: Puisi Kang Thohir

Sumber: Pinterest Suatu ketika ada seorang menyapa Mengendap di ruang cinta Lalu masuk di persinggahan Dengan lembut penuh harapan Di antara...
Kembalilah Pujaan: Puisi Datin Sariana

Kembalilah Pujaan: Puisi Datin Sariana

Sumber: Pinterest Mendung hati kian kelam Titik air sedih Jatuh membasahi kerut pipi Hati kian bergetar cemas  Idaman kasih yang ditunggu  T...
Kearifan Puisi Sufi: Puisi Dienullah Rayes

Kearifan Puisi Sufi: Puisi Dienullah Rayes

Sumber: Pinterest rendah hati di nurani ilmu dan amal dia sedang mendaki gunung emas mengemas. bangun dari mimpi sepertiga malam dia sedang ...
Kucari Obatnya: Puisi Datin Sariana

Kucari Obatnya: Puisi Datin Sariana

Sumber: Pinterest Jika jarum rindu  Terus menusuk hati cintaku  Ada baiknya, Kita cukupkan sampai di sini  Hubungan kasih mesra ini Dalam wa...
Sunyi: Puisi Bunda Swanti

Sunyi: Puisi Bunda Swanti

Sumber: Pinterest Sunyi begitu akrab Iftar kini diam-diam Menindih rindu pada ranting-ranting kenang Saat engkau ada di sini Sepi itu kian n...
"Arunika" Jilid Satu: Puisi Kang Thohir

"Arunika" Jilid Satu: Puisi Kang Thohir

Sumber: Pinterest Arunika (1) Tidak semua kasih adalah satu, tapi kasih itu menjelma menjadi mentari yang menyinari bumi, pagi, siang dan so...
Sketsa Tempayan Langit-Mu: Puisi Dienullah Rayes

Sketsa Tempayan Langit-Mu: Puisi Dienullah Rayes

Sumber: Gemini Di kepala bocah cilik Hujan sebesar pikiran mereka Menari - nari di ubun - ubun otak mereka Hujan pun menulis sesuatu yang be...