Dewi Arunika: Puisi Kang Thohir


Sumber: Pinterest


Pada kesunyian malam

Pada puing-puing bangunan

Kian tenggelam 

Selepas sore di ujung senja

Ia berpesan pada arunika

Esok aku ingin menyapamu kembali

Sehingga kita menetap penuh sinar

Dari bilik hati mengepul hari berpijar

Kau seakan bersemayam

Dari dulu mengetuk pintu-pintu langit

Aku meliuk-liuk dihempas angin

Bersenggama dalam waktu

Bercanda ria bersamamu

Seperti aku menatap burung kenari

Indah berkicau

Aku berdansa dihasrat memantau

Kadang melantunkan lagu itu

Kerap mengingatkan di awal bertemu

Bersenyum malu 

Kau begitu indah dan ayu

Teduh dan syahdu

Tiada yang lain

Selain memandang wajahmu

Tergiang-giang menatap pesonamu

Gelora semangat membara

Asa ingin memilikimu

Ruas jantungku berdegup kencang

Jiwa melayang

Tak terbayang

Terbawah irama melodi itu

Menawan kalbu

Berkesan, merayu

Anggun bila menatap parasmu

Dan manis senyummu

Seperti madu bercampur susu

Begitukah dirimu, oh dewiku 



Brebes, 16 April 2026

Tidak ada komentar