Pengantar Lidah Kata-Kata: Puisi Dienullah Rayes


Sumber: Pinterest


I.

Khusus untuk sajak langit dan puisi bumi

Yang tercetak dalam huruf hijaiyah dan aksara latin.


II.

Tuhan berfirman pada langit dan.bumi ciptaanNya.

Bulan pesta cahaya malam hari

Bintang - gemintang

Nyalakan milyaran dian

Hingga bentangan langit terang benderang

Cuaca pun terkadang berkarib dingin dan gerah panas

Terasa para insan dan mahluk

Hunian di bumi hijau menawan.


III

Matahari menyebar sinar

Di alam semesta

Terang - benderang hari siang

Para insan dan flora -- fauna mengucur peluh tak mengeluh

Hingga

 hidup dan kehidupan berjalan lancar

Di tungku waktu merujuk mata angin mengarah arahnya.

Hidup pun dalam mekar tawa dan luka lara.


IV

Kita datang dan.pulang 

Tergantung umur terukur

Dari Pesona Kuasa Cinta Semesta

Bukan pada yang lain selain Engkau

Maha Jurdil Tunggal dan Unggul.


Pulau Sumbawa di bawah kaki langit

Ahad - wahid 5 April.2026.

Tidak ada komentar