Pesan Yang Didengar Purnama: Puisi Bunda Swanti

Pesan Yang Didengar Purnama: Puisi Bunda Swanti

Sumber: Pinterest Malam masih muda Suara jangkrik bersahutan  Di halaman rumah seorang lelaki Menimang putri kecilnya  Temaram cahaya bulan ...
Biarlah Kuteguk: Puisi Datin Sariana

Biarlah Kuteguk: Puisi Datin Sariana

Sumber: Pinterest Titik hujan kasih pagi Mengundang hati cinta  Ingin mengurai rindu  Pekikan hati cinta kian menjerit Meraung keras  Bagai ...
Lapangan Surga Kupu: Puisi Kang Thohir

Lapangan Surga Kupu: Puisi Kang Thohir

Sumber: Pinterest Di sudut lapak warung hajah Atun Di situlah tempat pepehan bawang merah Tempat aku berkerja Sebagai tukang bongkar bawang ...
Belajar Mengatakan 'Tidak': Menjaga Energi dengan Batasan yang Sehat

Belajar Mengatakan 'Tidak': Menjaga Energi dengan Batasan yang Sehat

  Pernahkah kita merasa terjebak dalam sebuah komitmen yang sebenarnya tidak ingin kita jalani? Mungkin itu sebuah undangan acara di akhir p...
Kukenang Jua: Puisi Datin Sariana

Kukenang Jua: Puisi Datin Sariana

Sumber: Pinterest Mengapa tidak ? Apapun hal yang engkau selipkan untukku  Aku tetap mengingat dan mengenangnya Karena itu adalah  Hal pelik...
Kisah Asmaraloka dalam Arunika: Cerpen Kang Thohir

Kisah Asmaraloka dalam Arunika: Cerpen Kang Thohir

  Sumber: Pinterest Pagi yang cerah melambai arah. Di sini aku menunggu untuk hati yang kusinggah. Tak ada cinta yang datang menyapa. Entah,...
Melepaskan Kendali: Belajar Menerima Hal-Hal yang Tidak Bisa Diatur

Melepaskan Kendali: Belajar Menerima Hal-Hal yang Tidak Bisa Diatur

  Pernahkah kita merasa begitu lelah, bukan karena pekerjaan fisik yang menumpuk, melainkan karena pikiran yang terus-menerus mencoba "...
Sunyi di Mata yang Bingar: Puisi Bunda Swanti

Sunyi di Mata yang Bingar: Puisi Bunda Swanti

Sumber: Pinterest Hujan kali ini turun lebat sekali  Daun yang terkena rintiknya tertunduk nyaris menyentuh tanah Air yang mengenai atap sen...
Kau Tunjukkanlah Sayang: Puisi Datin Sariana

Kau Tunjukkanlah Sayang: Puisi Datin Sariana

Sumber: Pinterest Malam bahagia ini Bulan tersenyum gembira Bagai Senyum Semaniez Qurma  Bintang pun tidak mengalah Tetap berkelipan  Lalu m...
Jagat Mendung Tiada Payung: Puisi Kang Thohir

Jagat Mendung Tiada Payung: Puisi Kang Thohir

Sumber: Pinterest Jagat mendung tiada payung Melambai angan kian mendayung Semburat kenangan lupakan arah Penantian kerapkali di ujung Namun...
Menghirup Napas, Melepas Beban

Menghirup Napas, Melepas Beban

  Jika kita sudah menemukan "ruang sunyi" secara fisik, sekarang pertanyaannya adalah: apa yang harus kita lakukan di sana? Sering...
Jalanmu Salah: Puisi Datin Sariana

Jalanmu Salah: Puisi Datin Sariana

Sumber: Pinterest Padahal  Kunci hati cintaku  Telah kukunci erat Lampu kasih pun telah kupadamkan Tentu  Tak ada yang bisa lolos Masuk ke d...
Dewi Arunika: Puisi Kang Thohir

Dewi Arunika: Puisi Kang Thohir

Sumber: Pinterest Pada kesunyian malam Pada puing-puing bangunan Kian tenggelam  Selepas sore di ujung senja Ia berpesan pada arunika Esok a...
Menemukan Ruang Sunyi: Menciptakan Tempat untuk Refleksi  di Tengah Kesibukan

Menemukan Ruang Sunyi: Menciptakan Tempat untuk Refleksi di Tengah Kesibukan

  Dunia tempat kita tinggal hari ini tidak dirancang untuk keheningan. Kota-kota besar dirancang untuk mobilitas, kantor dirancang untuk kol...
Cepatlah Engkau Sadar: Puisi Datin Sariana

Cepatlah Engkau Sadar: Puisi Datin Sariana

Sumber: Pinterest Hati cintaku Teramat menyayangimu Tentulah berharap bisa berteduh  Dan bernaung di bawah hati cintamu  Dengan penuh  Rasa ...
Bahwa Jeda Bukanlah Tanda Menyerah

Bahwa Jeda Bukanlah Tanda Menyerah

  Dalam perjalanan hidup yang serba cepat ini, kita sering kali menganggap bahwa berhenti sejenak adalah sebuah dosa besar. Ada narasi yang ...