Fokus Menatap Masa Depan dan Berkontribusi untuk Bangsa: Kang Thohir

Fokus Menatap Masa Depan dan Berkontribusi untuk Bangsa: Kang Thohir

Sumber: Pinterest  "Kalau bukan anak bangsa ini yang membangun bangsanya, siapa lagi? Jangan saudara mengharapkan orang lain yang datan...
Terobati Jualan: Puisi Datin Sariana

Terobati Jualan: Puisi Datin Sariana

Sumber: Pinterest Di Pelalawan ini Aku menunggu kehadiranmu Hati cintaku resah Menunggu kehadiranmu  Detik-detik cemas Tak tertahankan  Aku ...
Makna Membaca dan Menulis: Catatan Kang Thohir

Makna Membaca dan Menulis: Catatan Kang Thohir

Sumber: Pinterest Bacalah dengan nama Tuhanmu yang mencipta.{QS. A-Alaq: 1} Surah pertama dan wahyu pertama yang diturunankan oleh Allah SWT...
Enaknya Mengisap Madu: Puisi Datin Sariana

Enaknya Mengisap Madu: Puisi Datin Sariana

Sumber: Pinterest Kumbang  Memang tetap mencari Bunga mekar di taman hati cinta Namun  Tubuh gelap dan menakutkan itu Akhirnya acap disiksa ...
Bekal Santri Ketika Terjun di Masyarakat: Catatan Kang Thohir

Bekal Santri Ketika Terjun di Masyarakat: Catatan Kang Thohir

Sumber: Pinterest Bekal santri ketika terjun di masyarakat ada tiga, yaitu; 1). Berakhlak mulia, 2). Jujur (amanah), 3). Ilmu yang bermanfaa...
Belajar Demi Ujian, Bukan Demi Kehidupan

Belajar Demi Ujian, Bukan Demi Kehidupan

  Seulas senyum kepuasan tersirat di wajah seorang remaja yang duduk di depan cermin kamar mandi pada pukul empat pagi. Matanya merah, kantu...
Aman dan Tenang Sekarang: Puisi Datin Sariana

Aman dan Tenang Sekarang: Puisi Datin Sariana

Sumber: Pinterest Usai sudah Resah yang acap menyelimuti  Kini Degup hati cinta  Berdetak stabil Segala gundah gulana yang mengganggu Kini t...
Tas Berat, Kepala Kosong

Tas Berat, Kepala Kosong

  Setiap pukul tujuh pagi, sebuah pemandangan ironis tersaji di gerbang-gerbang sekolah di seluruh penjuru negeri. Anak-anak berusia tujuh h...
Melukis Kehidupan Realita dan Cinta yang Menyatu: Catatan Kang Thohir

Melukis Kehidupan Realita dan Cinta yang Menyatu: Catatan Kang Thohir

Sumber: Pinterest KEHIDUPAN memang sulit ditebak oleh logika, namun hakikatnya kita belajar dari realita yang ada. Bahwa kehidupan di dunia ...
Ilusi Angka di Atas Kertas

Ilusi Angka di Atas Kertas

  Di sebuah ruang tamu yang rapi, seorang ibu paruh baya menatap selembar kertas dengan napas tertahan. Matanya terpaku pada barisan angka y...
Delik Berbisik Angin Kencang Menelisir: Puisi Kang Thohir

Delik Berbisik Angin Kencang Menelisir: Puisi Kang Thohir

Sumber: Pinterest Delik berbisik angin kencang menelisir Tak disentuh sebutkan air mengalir Jalan seperti halnya ulat panjang liar Mencari m...
Tersungkur Hati Cintamu: Puisi Datin Sariana

Tersungkur Hati Cintamu: Puisi Datin Sariana

Sumber: Pinterest Timbunan penuh keluh karat  Dan lebam Menjelma pula lirik hati benci Tanpa henti mengoceh Hati cinta dendam  Tetap bercelo...
Aksa di Selaput Mata: Cermin Kang Thohir

Aksa di Selaput Mata: Cermin Kang Thohir

Sumber: Pinterest Aksa di selaput mata di kacamata indra panorama. Melintir di sebuah peristiwa, meski bergelayut asa. Tumbang diterjang bad...
Tetap Dirajut dan Disirami: Puisi Datin Sariana

Tetap Dirajut dan Disirami: Puisi Datin Sariana

Sumber: Pinterest Bunga di hati cintaku  Tumbuh mekar  Segar  Aroma kasihnya pun tercium sejagat raya hati cinta Hingga rasa rindu tetap ber...
Menatap Wajah Pendidikan Kita Hari Ini

Menatap Wajah Pendidikan Kita Hari Ini

  Menatap Wajah Pendidikan Kita Hari Ini Pukul setengah tujuh pagi di kawasan Sudirman, Jakarta, seorang anak melangkah turun dari mobil M...
Mari Kita Jaga: Puisi Datin Sariana

Mari Kita Jaga: Puisi Datin Sariana

Sumber: Pinterest Rasa jemu Tak akan muncul di hati cintaku  Dengan begitu  Aku tetap mencintai dan menyayangimu sepenuh hati Curahan panas ...
Cerita Desa Kupu: Puisi Kang Thohir

Cerita Desa Kupu: Puisi Kang Thohir

Sumber: Pinterest Dalam keindahan di sebuah desa bernama Kupu, yang terletak di tengah-tengah dan bertetanggaan desa-desa lain, seperti Kebo...
Lupa Meneguk: Puisi Datin Sariana

Lupa Meneguk: Puisi Datin Sariana

Sumber: Pinterest Di pantai kasih tercinta ini Kau hidangkan kopi cinta kasih  Belum kuteguk Karena ada rayuan kasih  Dari pantai cinta kasi...
Triple Crisis Kompetensi Pasca TKA dan Kegagalan Menghadapi Daya Saing: Catatan Bambang Kariyawan Ys.

Triple Crisis Kompetensi Pasca TKA dan Kegagalan Menghadapi Daya Saing: Catatan Bambang Kariyawan Ys.

  Indonesia menaruh harapan besar pada visi "Indonesia Emas 2045" untuk bertransformasi menjadi negara maju berpendapatan tinggi d...
Tuk Aal Dalam Memori: Catatan Bunda Swanti

Tuk Aal Dalam Memori: Catatan Bunda Swanti

Saya mengenalnya sejak temu penyair di Rimbang Baling 2019 yang lalu. Sepintas saja ketika saya sedang menunggu travel untuk pulang. Beliau ...