Belajar Demi Ujian, Bukan Demi Kehidupan

Belajar Demi Ujian, Bukan Demi Kehidupan

  Seulas senyum kepuasan tersirat di wajah seorang remaja yang duduk di depan cermin kamar mandi pada pukul empat pagi. Matanya merah, kantu...
Aman dan Tenang Sekarang: Puisi Datin Sariana

Aman dan Tenang Sekarang: Puisi Datin Sariana

Sumber: Pinterest Usai sudah Resah yang acap menyelimuti  Kini Degup hati cinta  Berdetak stabil Segala gundah gulana yang mengganggu Kini t...
Tas Berat, Kepala Kosong

Tas Berat, Kepala Kosong

  Setiap pukul tujuh pagi, sebuah pemandangan ironis tersaji di gerbang-gerbang sekolah di seluruh penjuru negeri. Anak-anak berusia tujuh h...
Melukis Kehidupan Realita dan Cinta yang Menyatu: Catatan Kang Thohir

Melukis Kehidupan Realita dan Cinta yang Menyatu: Catatan Kang Thohir

Sumber: Pinterest KEHIDUPAN memang sulit ditebak oleh logika, namun hakikatnya kita belajar dari realita yang ada. Bahwa kehidupan di dunia ...
Ilusi Angka di Atas Kertas

Ilusi Angka di Atas Kertas

  Di sebuah ruang tamu yang rapi, seorang ibu paruh baya menatap selembar kertas dengan napas tertahan. Matanya terpaku pada barisan angka y...
Delik Berbisik Angin Kencang Menelisir: Puisi Kang Thohir

Delik Berbisik Angin Kencang Menelisir: Puisi Kang Thohir

Sumber: Pinterest Delik berbisik angin kencang menelisir Tak disentuh sebutkan air mengalir Jalan seperti halnya ulat panjang liar Mencari m...
Tersungkur Hati Cintamu: Puisi Datin Sariana

Tersungkur Hati Cintamu: Puisi Datin Sariana

Sumber: Pinterest Timbunan penuh keluh karat  Dan lebam Menjelma pula lirik hati benci Tanpa henti mengoceh Hati cinta dendam  Tetap bercelo...