Marilah Kita Tolong: Puisi Datin Sariana

Marilah Kita Tolong: Puisi Datin Sariana

  Sumber: Pinterest Hari-hari bahagia, Terlewati sudah. Kini tinggal hari duka nestapa yang menimpa.   Amukan air sungai menerjang k...
Membaca Novel Itu Bukan Sekadar Mengikuti Cerita

Membaca Novel Itu Bukan Sekadar Mengikuti Cerita

  Sumber: Pinterest Banyak orang membaca novel seperti membaca laporan: mata mereka bergerak, tapi imajinasi tak ikut berjalan. Padahal menu...
Malam Yang Gelap Gemerlap: Puisi Dienullah Rayes

Malam Yang Gelap Gemerlap: Puisi Dienullah Rayes

  Sumber: Pinterest                I.   Kaulah kunang-kunang itu yang nyalakan api di tungku waktu merebus manik-manik literasi sa...
Tunaikan dan Kerjakanlah: Puisi Datin Sariana

Tunaikan dan Kerjakanlah: Puisi Datin Sariana

  Sumber: Pinterest Langkah tulus, Dan niat baik ini, Tentu bisa menggapai ke tanah suci, Nan megah ini.   Untuk itu, Utarakanla...
Jangan Ajarkan Apa yang Anak Belum Siap Terima, Setiap Tahap Punya Kapasitas Sendiri

Jangan Ajarkan Apa yang Anak Belum Siap Terima, Setiap Tahap Punya Kapasitas Sendiri

  Sumber: Pinterest Banyak orang tua yang menganggap semakin cepat anak diajarkan sesuatu, semakin cepat pula ia menjadi cerdas. Padahal, ot...
Hidanglah dengan Senyum: Puisi Datin Sariana

Hidanglah dengan Senyum: Puisi Datin Sariana

  Sumber: Pinterest Pagi ini redupnya menambah segar. Karena curahan panas semalam , Membuat semangat melemah.   Makanya, Redupnya...
Misteri Warna: Puisi Dienullah Rayes

Misteri Warna: Puisi Dienullah Rayes

  memandang lima kuntum bunga dan tujuh belas daun kemboja aku memahat rahasia jati diriku angin, air, api dan tanah warna kepulangan ...