![]() |
Sumber: Gemini |
Di sudut dusun sepi
Aku menoleh ke kanan
Dan ke kiri
Berharap engkau muncul
Daun kering kerontang di dahan pohon
Dan di reranting kering
Gugur berjatuhan
Menutup bongkahan bumi istana cinta kasih sayang
Saat itu pula
Pucuk rindu di lubuk hati
Semakin berdetak
Dan bersiul nyaring
Memanggil namamu
Dengan irama sendu
Secangkir kopi pahit cinta kasih sayang mesra
Telah hadir dan duduk manis
Di meja makan bundar
Namun tak kuteguk jua
Karena bayangan wajahmu nan manis
Tetap membayang
Sementara
Kau tak hadir di sisi
Tiba-tiba
Hujan kasih turun membasahi hati cintaku
Maka rasa rindu kerontang
Kini telah basah oleh hujan kasih baru
Barulah hati rindu merasa elok
Apalagi si dia yang baru ini
Pandai merayu dan menggoda hati cintaku
Hingga pelukan kasih mesra
Acap disanjung
Maka secangkir kopi pahit cinta kasih sayang mesra
Kuteguk tanpa jeda
Hingga habis
Bagan Punak Meranti, Minggu, 15 Februari 2026.10.41


Tidak ada komentar