![]() |
Sumber: Pinterest |
A.
Satu tahun dalam perjalanan waktu
Kurang - lebih tiga ratus enam puluh lima hari
Kita telah menjalani tanah datar, lurus, mendaki dan menurun
Kalau hanya dijalani dengan sepasang mata
Yang rabun dekat dan rabun jauh
Tanpa dicatat mata nurani yang
membatin
Maka itulah perjalanan gelap yang sesat
Tak tahu jalan pulang ke rumah muasal
Yang anggun lestari
Hilang bayang harga insan dan jati diri
Umur terukur hanya angka bilangan
Dalam sunyi sepi yang sekarat
Sebelum takdir saat berangkat.
B.
Mata nurani yang menatap atap.langit
Sembari menghayati kening rembulan
Yang pentas kenduri Maha Pesona Cahaya Mu
Disaksikan kerlip gemintang dikelam gelap gemerlap
Kitab langit Mu tengah memijar huruf hijaiyah
Dipertegas tanda baca atas dan bawah
Kata pengantar diawali Surat Al Fatihah.
Yang dilisankan berulang - ulang dalam shalat
C.
Nama Mu dalam senarai doa
Pujian pada Mu jua
Pun mengukir zikir
Mengembun di ubun - ubun
Menggetar urat di parit saraf
Otak yang senantiasa bersujud
Di rumah berkubah dan terhampar sajadah
Di bumi busana hijau menawan indah.
Pulau Sumbawa di bawah kaki langit
Jumat berkat, 2 Januari 2026


Tidak ada komentar