Kuluah Segala Ulahmu: Puisi Datin Sariana


Sumber: Pinterest


Meski bulan bungsu Desember telah berganti.

Namun,

Pergantian ini,

Belum menutup luka hati cintaku,

Yang kian menganga.

 

Karena,

Derai hujan sedih hati cintaku pun,

Masih mengucur deras tiada terkira.

Berontak petir dan kilat hatiku,

Semakin kencang.

Itulah ulah polah tingkahmu,

Yang acap menusuk hati cintaku.

 

Saat bulan sulung Januari kehadirannya ditunggu,

Saat itu pulalah,

Kau berbuat curang.

Kau besit hati cintaku,

Dengan cambuk marahmu.

 

Hati cintaku kini tetap sakit.

Ditambah tetap merahasiakan ulahmu yang curang.

 

Ke mana hal pedih ini akan dicurah ?

Hanya pepohonan cinta kasih lainlah,

Yang mendengar,

Dan akan melindungi hati cintaku ini.

Tentu,

Sakitnya akan redam.

Dan kembali tumbuh subur,

Seperti semula.

 

Jalan Tengku Bay II - Pekanbaru, Sabtu, 03 Januari 2026.09.19

Tidak ada komentar