![]() |
Sumber: Pinterest |
Di bumi tercinta ini, derai hujan begitu deras. Ini pertanda, bencana banjir akan melanda kota termegah SQ. Dedaunan pun begitu gemetar akan timpanya. Sementara itu, angin kencang meniup keras, hingga reranting lapuk, patah, lalu menghempas di bumi yang penuh genangan air.
Di saat itu pula, hati cinta SQ, merasa khawatir dan gelisah. Betapa tidak, petir menggelegar hingga rumah cinta kasih mesra yang indah, bergetar dan menggelegar. Belum lagi rasa cemas hati SQ terwujud, yaitu, rumah akan ditelan badai air yang menghanyut kencang dan mendalam itu.
Saat kegelisahan itu melanda, maka saat itu juga hati cinta SQ, teringat akan cinta kasihnya yang dulu begitu baik dan begitu mesra.
Namun, entah badai apa yang menerpanya, hingga saat ini, kekasih yang dicintai SQ tidak pernah hadir lagi. Dan kabar beritanya pun tidak ada.
Sementara, hujan, petir, kilat saling
memamerkan kekuatannya. Tentu hati cinta SQ, semakin berguncang gelisah. SQ
hanya duduk diam saja d rumahnya, menunggu amukan itu reda.
"Assalamualaikum!"
"Waalaikumsalam!
Masuklah! Pintu tak dikunci!"
"Ya, makasi!"
"Silakan duduk!"
"Ya!"
"Maaf! Ada
maksud apa ya, Mas Surya datang ke sini? Padahal, cuaca tak bersahabat, loh!"
"Begini SQ! Kata
MasKu, SQ kini tidak bergandengan tangan kasih lagi dengan Mas Bejo, ya?"
"Ya, Mas Surya! Mas
Bejo, telah lama tidak memberi kabar berita tentang dirinya. Jadi, ada maksud
apa sebenarnya ni, Mas Surya?"
"Kalaulah memang
MasBejo tak lagi ingin bergandengan kasih dengan SQ, Mas Surya ini, ingin
mengikat dan menjalin tali kasih mesra dengan SQ. Maaf ! Kalau SQ, dengan tulus
menerimanya. "
"Begini Mas
Surya ! Kalaulah Mas Surya ingin menjalin hubungan kasih mesra dengan SQ, SQ,
tak keberatan. Dan tetap menerima maksud Mas Surya. Namun, apakah Mas Surya serius ? Dan tidak berbuat
curang seperti MasBejo itu ? Mas Surya tahukan ? Sampai saat ini, MasBejo, tak
ada kabar beritanya."
"SQ, insyaallah!
Mas Surya ini serius dan berjanji tak akan mengecewakan hati cinta SQ. Percayalah
pada Mas Surya ini, SQ!"
"Kalau memang
itu benar dari ucapan hati cinta Mas Surya yang paling dalam, insyaallah hati
cinta SQ, menerima hati cinta kasih mesra, Mas Surya."
"Terima kasih
banyak, SQ! SQ memang kekasih yang kuidamkan selama ini. Tapi, baru hari ini
bisa terjawab. Sekali lagi SQ, terima kasih banyak. Dan Mas Surya berjanji, tidak
akan mengecewakan, hati cinta SQ."
"Terima kasih, Mas Surya! Karena Mas Surya benar-benar tulus, ikhlas, dan serius mencintai SQ, apa adanya."
Hari pun tambah
gelap, karena senja telah tiba. Kumandang azan Magrib pun terdengar nyaring dan
merdu.
Akhirnya kedua
pasangan kekasih baru itu pun, berjabat
tangan. Dan Mas Surya pun pamit pulang karena ingin menunaikan ibadah salat Magrib
di masjid terdekat.
Baganpunakmeranti, Minggu, 7 Desember
2025.07.17


Tidak ada komentar