Rindu Suara Siamang: Bunda Swanti


Sumber: Pinterest


Lama masa telah berlalu 

Saat fajar menemui embun

Harum tanah basah bekas hujan semalam

Masih enggan beranjak ingin berlama-lama menyesap aroma yang begitu candu


Di atas pondok kayu

Memandang hamparan hutan dan pohon pohon besar

Suara siamang saling bersahutan 

Sambil menggendong bayi yang baru ia lahirkan

Mereka bercanda di atas dahan dan ranting pohon yang tinggi 

Sang ibu mengajarkan caranya bergelantungan memanjat dan melentingkan tubuh ke pohon lain


Terpana akan keceriaan mereka 

Suasana akrab bersama kerabat saling berebutan makanan 

Suara bahagia melengking nyaring

Sesekali si kecil terjatuh dari dahan yang tinggi 

Sejenak hening karena suara benda jatuh

Tak lantas menangis kakinya cekatan memanjat lagi

Bergabung dengan suara riuh seolah menyambut dengan ucapan selamat atas pencapaiannya 


Itu dulu!


Kini suara itu tak lagi bisa didengar 

Berganti sunyi yang kerap menghardik lariklarik pohon sawit 

Suara suara itu telah hilang 

Waktunya menyulam rindu yang tak bisa diulang 


Rokan Hilir, 27 Desember 2025

Tidak ada komentar