![]() |
Sumber: Pinterest |
Derai titik
hujan kasih di pagi ini,
Menambah
segarnya hati cintaku.
Karena,
Si dia yang
kukasihi,
Begitu manis
senyumnya.
Bagai Senyum
Semaniez Qurma.
Ditambah pula,
Hidangan kopi
pahit cinta manisnya,
Begitu hangat.
Saat kuteguk,
Hati cintaku
begitu menggila.
Tak ingin
lepas.
Kini,
Rintik-rintik
hujan kasih,
Tak lagi
mengguyur deras.
Namun,
Hati cintaku
ini,
Tetap semangat
dan hadir,
Untuk berteduh
di hati cintamu.
Oh, si dia yang
kukasihi !
Sinilah
mendekat !
Peluk eratlah
diriku,
Agar kehangatan
cinta yang begitu membara,
Akan sirna.
Oh, si dia yang
kukasihi !
Sinilah
mendekat !
Kehadiran
cintamu menambah suburnya hati cintaku.
Dan bersikukuh,
Tak ingin lepas
darimu.
Sinilah
mendekat padaku !
Baganpunakmeranti,
Minggu, 21 Desember 2025.10.31


Tidak ada komentar