![]() |
Sumber: Pinterest |
Sungguh engkau telah menabur candu
Pada mata yang terus menenun puja
Pada hati yang terus berbisik takjub
Atas hamparan ranah Minang nan elok
Rabbku...
Kali ini dadaku bergemuruh
Melihat puncak Singgalang, pasak terpancang mengelilingi nagari
Bukit tinggi aku datang kembali
Melanjutkan tenunan rindu yang pernah kita gelar beberapa tahun silam
Aku datang!
Engkau semakin pintar berdandan hingga rupamu kian menawan
Ah!
Sungguh engkau telah menabur
benih paling jalang
Ya!
Sunyi pasti akan kau tanam kembali
Di sini!
Menghujam tepat di hulu rasa
Kau biarkan aku menabung rindu saban hari
Tunggulah aku datang memanen rindu lagi
Tepat di pelupukmu
Sumbar, 8 November 2025


Tidak ada komentar