Assalamualaikum wahai saudara tercinta
Berbahagialah sesuai yang dipinta
Hatiku ingin mengurai cerita
Tentu membahas derita cinta
Bermula cerita khianat cinta
Sang pujaan telah mendua
Hati teriris hingga terluka
Beginilah sakitnya hati tersiksa
Banyak hari telah dilewati
Duduk sendiri menahan hati
Kekasih dicintai telah pergi
Tak ada beritanya lagi
Aduhai burung pungguk di dahan
Tersiksa dirimu merindukan bulan
Aku di sini sama demikian
Duhai hati inilah cobaan
Wahai kekasih hati tercinta
Jangan buat aku menderita
Pulanglah cepat tanpa berlama
Hati ini tambah merana
Wahai kekasih yang dirindui
Jangan buat hatiku sendu
Pulanglah cepat janganlah ragu
Di sini aku masih menunggu
Bulan mengambang di malam hari
Aku masih duduk sendiri
Merenung nasib cinta ini
Kapan berakhirnya tidaklah pasti
Curahan hati sampai di sini
Meski hati tersiksa begini
Senyum manis tetap diberi
Berharap ada jatuh hati
Rokan Hilir, Kamis, 03 November 2022. 09.55
Sariana, lahir di Panipahan, 17 September 1963
Rokan Hilir. Tinggal di Desa Bagan Punak Meranti Batu 6 - Bagansiapiapi - Rokan
Hilir – Riau. Sering menulis puisi yang isinya banyak tentang cinta, tujuannya
hanya sebagai ungkapan perasaan saja dan menghibur perasaan pembaca.


Tidak ada komentar