Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Mendekatlah Denganku: Puisi Datin Sariana

Mendekatlah Denganku: Puisi Datin Sariana

  Sumber: Pinterest Derai titik hujan kasih di pagi ini, Menambah segarnya hati cintaku. Karena, Si dia yang kukasihi, Begitu manis ...
Berusahalah Kau: Puisi Datin Sariana

Berusahalah Kau: Puisi Datin Sariana

  Sumber: Pinterest Marahmu di pagi penuh curahan hujan kasih, Tak mengundang hati cintaku untuk menikmatinya.   Pagi dingin penuh cur...
Puisi Doa Darah Biru: Puisi Dienullah Rayes

Puisi Doa Darah Biru: Puisi Dienullah Rayes

  Sumber: Pinterest I.   Pesan surga di bawah telapak kaki Ibu: Berjalan lurus ke timur Menuju matahari terbit Tuhanku binar sinar...
Meskipun Begini: Puisi Datin Sariana

Meskipun Begini: Puisi Datin Sariana

  Sumber: Pinterest Matahari pagi, Kini telah hadir ceria. Namun semalam, Matahari penuh ceria, Tak dapat hadir memberikan senyum Se...
Laboratorium Hati Nurani Anak Bangsa: Puisi Dienullah Rayes

Laboratorium Hati Nurani Anak Bangsa: Puisi Dienullah Rayes

  Sumber: Pinterest I. Traffic light itu menunjuk warna - warni Di jalan raya saat melintas Aku dan siapa pun diatas motor roda dua ...
Biarlah Kunikmati: Puisi Datin Sariana

Biarlah Kunikmati: Puisi Datin Sariana

  Sumber: Pinterest Wah ! Kopi pahit cinta manismu, Memang menggoda dan menggiurkan. Saat dituang ke cangkir kasihku, Mata hatiku ta...
Setangkup Jemari Tangan: Puisi Dienullah Rayes

Setangkup Jemari Tangan: Puisi Dienullah Rayes

  Sumber: Pinterest a. cara berpikir dan cara merasa manusia yang lengkap sempurna itu mengalami perbedaan namun arah tujuan yang sa...
Biarlah Kunikmati: Puisi Datin Sariana

Biarlah Kunikmati: Puisi Datin Sariana

  Sumber: Pinterest Wah ! Kopi pahit cinta manismu, Memang menggoda dan menggiurkan. Saat dituang ke cangkir kasihku, Mata hatiku ta...
Seperca Napas Hidup: Puisi Dienullah Rayes

Seperca Napas Hidup: Puisi Dienullah Rayes

  Sumber: Pinterest                A.   Udara dan pohon merindang daun Rumah bagi burung   - burung Pun para unggas sejenis Tempat...
Lembaran Cinta Baru: Puisi Datin Sariana

Lembaran Cinta Baru: Puisi Datin Sariana

  Sumber: Pinterest Inilah yang bisa kau buat untukku. Kau seduh, Secangkir kopi pahit cinta manis. Saat diteguk, Bibirku gemetar, ...
Serindu Ini: Puisi Bunda Swanti

Serindu Ini: Puisi Bunda Swanti

  Sumber: Pinterest Rindang rindu di tanah basah Lumpur menutup setengah rumah Puing rasa berserak seperti kayu gelondongan Tiap lekuk...
Doa Kepak Sayap: Puisi Dienullah Rayes

Doa Kepak Sayap: Puisi Dienullah Rayes

  Sumber: Pinterest                I.   Tuhanku Aku menatap atap langit siang hari Matahari binar sinar benderang Para manusia cuc...
Bila Diremehkan: Puisi Datin Sariana

Bila Diremehkan: Puisi Datin Sariana

  Sumber: Pinterest Segudang rindu yang tersimpan, Membuat hati cinta kasih mesra padat, Dan sempit. Hingga menyenak di hati juga pera...
Panggilan Semesta Cinta: Puisi Dienullah Rayes

Panggilan Semesta Cinta: Puisi Dienullah Rayes

  Sumber: Pinterest                I. selapangan rerumputan hijau mengajak ribuan embun diam di pucuk - pucuk jelma bunga mengilau s...
Marilah Kita Tolong: Puisi Datin Sariana

Marilah Kita Tolong: Puisi Datin Sariana

  Sumber: Pinterest Hari-hari bahagia, Terlewati sudah. Kini tinggal hari duka nestapa yang menimpa.   Amukan air sungai menerjang k...
Malam Yang Gelap Gemerlap: Puisi Dienullah Rayes

Malam Yang Gelap Gemerlap: Puisi Dienullah Rayes

  Sumber: Pinterest                I.   Kaulah kunang-kunang itu yang nyalakan api di tungku waktu merebus manik-manik literasi sa...